Laman

Selasa, 09 April 2013

Laptop Rusak

Gimana perasaan kalian kalo gadget kesayangan rusak? Sedih? Biasa aja? Atau uda pasrah?

Kejadian ngga enak ini menimpa ku di hari Sabtu kemaren. Aku kerja kelompok untuk tugas kemahiran bareng Ayu, Ojan dan Zivo. Kami janjian ngumpul di Kansas (Kantin Sastra). Biasanya Sabtu gitu kantin sepi karena mahasiswa pada libur..

Sebenarnya dari hari Jumat aku uda ngerasa ngga enak aja mau bawa laptop. Takut rusak. Tapi aku ngga bole parnoan dan suudzon. Jadi aku bawa aja laptop ku.. Di kelompok kami cuma aku lah yang punya laptop. Ngga enak juga kan kalo aku ngga mmau bawa? Kesannya sombong..

Nyampe di Kansas, aku lumayan lama nunggu sendirian. Salah ku sih sebenarnya, karena janjian ngumpul jam 9, tapi aku sms jadi jam 10 aja. Rumah ku jauh banget dari kampus. Kalo naek honda tuh butuh waktu 45 menit..

Ngga lama mereka semua dateng. Oke, fix semua tugas kami. Uda edit sedemikian rupa, dan hasilnya oke. Aku puas banget ama hasilnya. Tinggal print aja nih. Ayu menawarkan diri untuk ngeprint tugasnya. Oke lah, pikirku. Dia sempat ragu mau pake flashdisknya, tapi mau pake flashdisk siapa lagi? Flashdisk ku tentu aku pake donk buat bimbingan skripsi.

Awalnya baek baek aja. Aku scan pun bersih, ngga ada virus sama sekali. Ayu nyuruh aku klik folder My Document di flashdisknya. Dan....
Dari sini lah sakit laptop ku berawal!
Langsung deh ada kaya bar berwarna merah yang ngga bisa aku close. Ada 3 pilihan untuk cancel, try again dan continue..
Oh God... Aku uda mulai bad feeling!

Dan bener aja.. Laptop ku hang. :'(

Aku coba buat log on. Aku masukin passwordnya. Aku berharap semua baek baek aja... Tapi...
Laptopnya bisa kebuka, tapi selang 1 detik kemudian langsung log off!
Gitu terus sampe ku coba berulang kali...

Air mata ku uda menggenang di pelupuk mata.. Gimana ini? Gimana nasib semua data ku? Skripsi, proposal, sumber data, link supplier, alamat buyer, semua foto baju dan lagu ku...
Yang aku kesalkan, awalnya Ayu malah terkesan menyalahkan ku.. "Kan Ayu tadi uda ngga mau pake flashdisk Ayu," katanya..
Aku langsung emosi dan teriak, "Tapi kan karena Ayu yang suruh aku klik di folder My Document itu makanya langsung masuk virusnya!"

Suasana uda menegang..
Aku telepon ke Icha dan Miita. Solusinya hanya satu : install ulang.
Aku uda ngga sanggup x dengernya..
Zivo menenangkan ku.. "Yaa uda lah Beb, kan kita ngga tau kejadiannya bakalan kek gini. Jadi bukan salah siapa-siapa.."

Ya.
Aku tau aku ngga bisa nyalahin siapapun.
Tapi aku merasa yang rugi banget.. Data bagi ku uda kayak nyawa, apalagi pelaku seller kek aku..
Aku langsung kabur dari situ dan capcus ke kost Miita..

------------------------------------------------------------------------------------------------

Besoknya aku coba ke toshiba resmi di Medan. Aku minta diinstall ulang. Dan hasilnya sama aja.. Laptop ku ngga bisa buat log on.. :(

Aku juga langsung hubungin temen-temen ku yang anak IT. Aku berharap masih ada harapan untuk menyelamatkan data ku. Sayangnya, aku malah menerima kabar yang lebih buruk!
Virus uda menjalar dan merusak semua sistem, harddisk, processor, dll yang aku ngga ngerti.. Harapan laptop ku untuk sembuh sangat kecil.

Belum lagi aku dituduh sebagai penipu karena barang yang seharusnya aku kirim ke pelanggan jadi tertunda. Semua alamat lengkap pengiriman barang ada di laptop.
 
Yaa Allah..
Sungguh berat ujian-Mu kali ini...

Akhirnya papa ku langsung bawa laptop ku ke Jakarta. Kebetulan ada saudara kami di sana yang bisa perbaikin laptop..

------------------------------------------------------------------------------------------------

Ternyata laptop ku ngga bisa sembuh. Aku harus beli laptop baru. Karena kalo diperbaiki pun harus dibongkar. Biayanya pun hampir sama dengan harga laptop baru..

Tabungan ku terkuras habis. Mama ngga mau bantuin aku buat beli laptop, karena menurut beliau aku harus belajar dari kesalahan ku sendiri..
Sekarang aku juga lagi menabung untuk beli harddisk eksternal..

Ada hikmah dari musibah ini.
Aku belajar untuk memaafkan dan memaklumi kesalahan seseorang, walaupun berat rasanya. Tapi seenggaknya aku masih dalam tahap belajar..

Jangan lupa yaa untuk selalu waspada masukin flashdisk sembarangan, apalagi yang sering mampir ke warnet. Resikonya gede banget. Walaupun aku uda pake antivirus Avast yang uda aku upgrade, tetep aja kena..
Dan tabung deh buat beli harddisk eksternal. Simpan semua data penting di sana, apalagi buat yang lagi ngerjain skripsi. Jangan 'makjleb' kek aku yaa.. Ngorbanin sekian rupiah untuk keamanan data kita ngga sebanding dengan kejadian aku.. Protect your data ASAP! ^^

2 komentar: