Laman

Kamis, 18 April 2013

Cara Memenangkan Persaingan dengan Kompetitor

Untuk mengembangkan usaha kita, tentu diperlukan beberapa hal yang akan memberi pengaruh besar bagi kesuksesan usaha kita. Terkadang walaupun kualitas produk sudah bermutu, namun masih jauh ketinggalan dengan kompetitor. Apa lagi yang kurang ya? Di sini aku akan mencoba memberikan cara memenangkan persaingan dengan kompetitor berdasarkan pengalaman ku :

1) Berinovasi
     Barang yang dijual boleh saja sama. Tetapi sebagai produsen atau penjual, kita harus memiliki keunikan dalam produk yang kita jual. Contohnya, walaupun aku belom mampu memproduksi ataupun mendesain pakaian, tapi aku memikirkan hal lain yang sangat penting. Yaitu keunikan kemasan. Kenapa? Karena menurut ku seorang pembeli pasti akan senang jika menerima barang yang dikemas secara menarik. Jika pembeli senang, maka kemungkinan untuk kembali membeli lagi menjadi lebih besar.

Sebagai produsen, kamu juga bisa memulai usaha yang sebenarnya sudah banyak dilakukan orang lain. Namun dengan kreatifitas kamu bisa mengolah barang lama menjadi barang baru. Misalnya berjualan buah itu biasa, namun bagaimana jika kamu membuat keripik buah atau cake buah? Nilai prestise menjadi lebih tinggi dan kamu bisa meraup untung yang lebih besar.

2) Memantau Kompetitor
     Kenapa toko A lebih laris dari toko ku ya, padahal kami sama-sama jual baju? Pantau dan observasi donk. Ngga selamanya kan persaingan itu buruk? Kamu bisa melihat beberapa kelebihan yang dimiliki oleh kompetitor. Seperti desain foto yang lebih menarik, kualitas baju lebih bagus, ada sistem ready stock, bisa dihubungi 24 jam, dll. Kamu bisa terapkan hal tersebut di toko kamu.

3) Meningkatkan Pelayanan demi Kepuasan Konsumen
     Konsumen maunya apa sih? Kok dikit-dikit kita saalah terus ya? Ingat, pembeli adalah raja. Pepatah ini masih berlaku banget. Jangan berlagak sombong dan mengatakan masih banyak pembeli lain yang mau beli di toko kita ya. Itu mah namanya sombong bin belagu. Karena kalo satu pembeli aja yang kita kecewakaan, ada puluhan pembeli lain yang membatalkan transaksi jual beli pada kita. Jika satu hal aja keluar hal yang buruk mengenai toko kita, langsung turun deh reputasi kita.

Lihat aja brand besar dunia. Apa mereka pernah cuekin pelanggannya dan bilang masih banyak pembeli lain yang antri memborong produk mereka? Ngga kan? Pastinya mereka malah menyambut kita dengan senyuman, menawarkan produk dengan sopan, dll. Kalo kita ngga jadi beli, toh mereka tetap senyum dan bilang, "Datang lagi lain kali ya, siapa tau ada yang cocok."

Kalo toko kita online gimana? Ya sama aja. Usahakan balas komentar dan pertanyaan calon pembeli secepat mungkin, dengan jelas dan emoticon senyum yang banyak. :D Berikan bonus barang lucu yang murah atau diskon walaupun cuma 5 %. Calon pembeli pasti lebih kepincut ama 'bonus' tersebut. Kita bisa donk nambah layanan lain, misalnya gratisin ongkos kirim kalau mencapai harga tertentu, dll.

Jadi sukses itu ngga gampang. Apa lagi kita baru merintis. Makanya kita butuh banget kepercayaan konsumen. Kalo mereka puas, dengan sendirinya mereka bakalan promoin barang kita tanpa kita minta. Jadi jagalah hubungan yang baik dengan pelanggan ya. Ayo sukses sama-sama! ^^

3 komentar:

  1. sangat bermanfaat dan bagus artikelnya gan..
    mungkin bisa saya coba dalam usaha saya..
    terima kasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih uda mampir ya, gan..
      Semoga usahanya makin lancar dan dagangan makin laris.
      :)

      Hapus
  2. wah, kayaknya bisa nih ntar konsultasi bisnis online ke dirimu, Beb...
    Termasuk urusan tipu menipu di post diatas, semoga gak kejadian sama aku ya.. Kalo iya, seenggaknya aku tahu harus minta tolong ke siapa, hehe

    BalasHapus